INDONESIAKU HARUS BERKEMBANG DARI WIRAUSAHA KECIL

PEMBESARAN LELE SKALA RUMAH TANGGA

PEMBESARAN LELE SKALA RUMAH TANGGA

Mencoba menulis pengalaman-pengalaman praktis dibidang Perikanan, yang mungkin bisa memberikan ide-ide dalam melakukan wirausaha-wirausaha di daerah dengan modal seberapapun bisa dijalankan, hanya bersyaratkan sumber air yang cukup dan mau bekerja tekun……

Kata-kata INDONESIAKU HARUS BERKEMBANG DARI WIRAUSAHA KECIL, adalah kata-kata yang sangat sederhana untuk dicerna dan dibaca, sangat jauh dari gegap gempita glamour teknologI tingkat tinggi yang sering kali bagi kita kaum wirausaha kecil sangat jauh untuk memburu dan perlu waktu lebih panjang untuk mencernanya.

Makanan apa pula yang namanya technologi tinggi untuk bisa kita cerna tiap hari dan kita pakai sebagai energi hidup mengais rejeki ditengah-tengah krisis Negara ini yang tak kunjung berhenti ini. Bagi kami, kami tidak mengerti yang namanya teknologi tinggi yang bagaimana ?????…………. tapi bagi kami, setinggi apapun yang Namanya “MAKANAN TEKNOLOGI”, kalau didalam perut otakku tidak bisa mencernanya dan menjadikanku energi hidup untukmencari uang di tiap hariku……… aku pikir hanya sebagai filsafat teknologi , yang bisa cuman kami angan-angankan saja.

Sebenarnya yang kami perlukan untuk hidup berkembang dalam wirausaha adalah : Teknologi tepat guna yang merupakan perumusan atau penyederhanaan dari teknologi rumit yang oleh para Pakar Mumpuni dan bijaksana telah dibuat lebih sederhana kami gunakan atau kami terapkan untuk bisa digunakan mencari rejeki tiap hari alias menggali potensi, menciptakan potensi………. inilah yang namanya peluang wirausaha yang bisa membuat kesempatan hidup bagi banyak orang…

20 Tahun yang lalu sewaktu saya masih kuliah sempat juga belajar mempotret menggunakan kamera, yang jaman sekarang disebut sebagai kamera manual, untuk mencetak film dan mempotret menghasilkan gambar yang prima diperlukan rentetan proses dan keahlian yang panjang. Dan memang hal itupun kesulitan-kesulitan ini menghasilkan peluang-peluang usaha-usaha kecil pada jamannya. Saat ini usaha-usaha sejenis yang telah digeluti saudara-saudara kita harus juga mengikuti perkembangan jaman yang serba sangat cepat ini. Maka tukang foto keliling, tukang afdruct foto pinggiran jalan dan serentetan usaha-usaha sederhana lainnya termakan oleh evolusi jaman. Mereka mati dan berganti profesi dengan bentuk usaha lain, atau mengikuti perkembangan jaman teknologi menjadi konsumer teknologi bagi negara yang lebih maju untukmenciptakan peluang usaha-usaha baru lagi……….

Kami sebagi praktisi dan wirausahawan kecil tidak tau harus memulai dari yang mana bila melihat sedemikian cepatnya perkembangan teknologi. Realita yang terjadi Yang mempunyai uang dengan otak kepala yang encer dan bisa melakukan pengembangan-pengembangan riset, akan mudah menggenggam dunia dengan berjualan teknologinya.

Sedangkan yang kaya tetapi tidak mempunyai otak yang encer akan mudah membeli hasil teknologi dan terus sebagai konsumer teknologi akhirnya penjadi pecundang bagi orang pintar yang pada akhirnya bisa jadi kaya.

Lebih tragis lagi bila yang tidak kaya dengan otak yang tidak encer alias menggumapal-nggumpal, tetapi lebih tragis lagi dia tidak sadar kalau dirinya belum pintar….. maka masayarakat pada tipikal ini apabila pada Piramida makanan dalam Ekosistem berada pada bantalan yang paling rendah dan mempunyai jumlah biomasa yang lebih banyak. Dan seumur hidup akan dijadikan obyek penderitaan, dengan tidak mungkin dibunuh tetapi juga tidak akan mungkin ditingkatkan naik pada level rantai makanan lebih tinggi untuk menjadi selevel dengan para NINGRATAN TEKNOLOGI, karena akan menciptakan sesaknya peluang hidup bagi dirinya.

Maka sadar atau tidak sadar diri kita sekarang berada pada tingkat level keberapa dalam rantai makanan kehidupan..?????Kita sendiri yang bisa menolong diri kita sendiri dengan belajar survive dari mereka. Saya yakin Tuhan sama-sama menciptakan manusia dengan segala keadilannya, dan Tuhan tidak pernah menciptakan orang ningrat atau menciptakan orang nestapa dan miskin……. Kita telah diberi SIGN atau tanda-tanda kehidupan untuk bisa dan mau survivekah kita dalam hidup ini ????

Janganlah kita menjadi Ayam Jago yang sangat disegani dijaman Prabu BRAWIJAYA dengan Kerajaan SINGHASARI nya, sekarang telah menjadi Ayam Jago yang mati kelaparan dilumbung padi, karena sudah terbiasa makan beras yang sudah di selep, sehingga tidak tahu bagaimana caranya makan beras yang masih jadi Gabah.

Dunia Perikanan atau duniaiwak, adalah salah satu peluang usaha yang sudah lama dan turun temurun digeluti oleh bangsa ini dengan memaksimalkan potensi alam dan makanan untuk pemenuhan gizi. Dan saat ini bila dibandingkan dengan negara-negara lain teknologi dibidang perikanan masih bisa dikatakan sejajar dalam perkembangan teknologi dalam mengeksploitasi alam. Secara awam, bibit hibrida untuk ikan-ikan tidak sederas mengglobalnya bila dibandingkan dengan dunia peternakan dan pertanian. Sehingga sentra usaha-usaha kecil milik masyarakat petani-petani disemua sentra perikanan masih dapat hidup dengan suburnya tanpa takut tergilas dengan bibit-bibit hibrida import.

Untuk saat ini kita masih agak bisa bernafas lega…. tapi…. apakah hal ini akan terjadi dengan seterusnya ????…… penulis memproyeksikan …. tidak…. tinggal nunggu waktu saja…. globalisasi dibidang bibit-bibit ikan hibrida. Maka sebelum Si Empunya Uang dan Otak Encer bermain juga disektor ini…… seyogyanya kita harus berpacu melaju secapat mungkin untuk lahirnya wirausahawan-wirausahawan kecil, apapun resiko… jatuh bangun dan pedih perihnya ditolak karena tidak mendapatkan bantuan pinjaman KUK, karena hanya bermodalkan tekat yang tidak tertulis dalam surat-surat NPWP, SIUP, TDP dll…………

Pemerintah sudah mulai tanggap terhadap kita….. kita harus lebih melaju lagi apapun bentuk usaha dan memulainya.

Kami mencoba dengan menulis ini…. akan kami coba tularkan ilmu-ilmu praktis dibidang Perikanan, yang mungkin memberikan ilham dalam memulai wirausaha sekala rumah tangga. Tidak terlalu bagus mungkin tulisan-tuisan kami, tetapi kami sangat berbahagia apabila banyak teman-teman yang berkompeten dalam bidang ini turut mendukung dan memberi masukan-masukan yang dapat memicu kearah positip kedepan.

Dari hal yang sangat kecil dan sederhana ini, akan mulai melangkah dan mencoba untuk bermain intuisi kedepannya dibidang wirausaha perikanan. Karena penulis berpikiran saat ini yang diperlukan bukan lagi jamannya untuk bekerja keras, karena semua orang sudah bisa dan mampu bekerja keras…………… kita oleh Tuhan diberi karunia yang sama dan adil dengan hak waktu yang sama 24 jam dalam satu hari. Bekerja Cerdas…… ini yang diperlukan oleh INDONSIAKU saat ini……………. lebih maju dalam persaingan yang semakin cepat ini….. yang diperlukan bukan hanya kecerdasan dan kepintaran saja yang Arif…………. karena semua orang dimuka bumi ini sudah bisa melakukannya, tetapi INTUISI KEDEPAN……. apa yang akan bisa terjadi bila sesuatu kita lakukan sekarang…. atau kita tidak mau melakukan sekarang……

Semoga dengan usaha kita yang sederhana ini semakin membuka peluang dan aura positip bagi teman-teman yang membacanya. Amin

Salam Indonesia,

YOHANES ADI NARMODO

4 thoughts on “INDONESIAKU HARUS BERKEMBANG DARI WIRAUSAHA KECIL

  1. Saya sangat setuju dan mendukung usaha anda semoga terlahir Wirausahawan-wirausahawan kecil…. sehingga dapat merubah taraf hidup mereka, yang saat ini di monopoli oleh orang2 yang berduit dan nota bene tidak mau memikirkan saudara2 yang di tingkat bawah masih sangat memerlukan bantuan.

    Selamat dan sukses!!!! P. Y. ADI
    Saya tunggu gebrakan selanjutnya

  2. Probiotik, lebih mengarah kearah prefentif(pencegahan) dari pd kuratif (pengobatan).Karena cara kerja probiotik lebih mengarah ke sistemik, jadi memperbaiki sistem yang punya rantai atau keseimbangan yang tidak bagus. Jadi kalau meningkatkan kekebalan dan memperbaiki nilai gizi tidak secara langsung dikerjakan, tetapi dia bekerja bersinergi untuk mendominasi sehingga bakteri phatogen tidak sempat tumbuh dan terhambat, maka secara tidak langsung akan meningkatkan ketahanan tubuh. Kalau untuk meningkatkan nilai gizi ??? juga secara tidak langsung, Probiotik membantu penyerapan Protein didalam pencernaan, sehingga pencernaan lebih efisien, maka secara tidak langsung meningkatkan pertumbuhan karena makanan dapat terurai sempurna dengan bantuan Probiotik.

    Dengan Tehnik Probiotik yang diterapkan sangat memungkinkan dgn kepdatan 400 ekor/m3 air, hal ini sangat tergantung juga dgn kualitas Bibit. Pengalaman kita kalau bibit yang didapat bagus SR yang dicapai sampai panen bisa 90 %.

    terimakasih atas tanggapannya…… salam.

  3. Proficiat atas keberanian Mas Nanang untuk menularkan pengetahuan dalam blog ini. Semoga blog ini menjadi wadah bagi mereka yang hendak, mau, dan ingin berkreatif dalam dunia perikanan. Syalomm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s