PEMILIHAN LOKASI BUDIDAYA LELE

Pemilihan Lokasi Budidaya sangat menentukan tingkat keberhasilan dan tingat kesulitan dalam melakukan usaha Budidaya Lele. Disamping penentuan lokasi juga akan menggambarkan besar kecilnya beban biaya yang akan kita keluarkan .

LETAK LOKASI GEOGRAFIS MENENTUKAN TINGKAT KEBERHASILAN

LETAK LOKASI GEOGRAFIS MENENTUKAN TINGKAT KEBERHASILAN

Pemilihan lokasi sangat menentukan dalam keberhasilan Budidaya Lele, tetapi dengan tehnik manipulasi dalam Sistem Intensif maka kelemahan-kelemahan yang didapat dalam pemilihan lokasi bisa di minimalkan dengan menambahkan beberapa prasarana.

Lele termasuk dalam ikan yang habitatnya hidup di daerah tropis rawa-rawa, sehingga kebiasaan hidupnya mempunyai kisaran suhu optimal untuk pertumbuhan adalah 27 – 31 derajad Celcius, sesuai dengan kehidupan ikan-ikan tropis. Tetapi tidak perlu berkecil hati bagi rekan-rekan yang tinggal didaerah yang beriklim sejuk, kebiasaan hidup lele ini bisa kitga optimalkan dengan berbagai macam strategi dalam tehnik-tehnik budidaya.

SUHU, sangat berpengaruh dlm sistem Metabolisme tubuh lele. Sehingga apabila suhunya rendah lele akan mengurangi nafsu makannya dan tidak terlal banyak bergerak. Hal inilah yang sering menjadi kendala para petani, dalam keadaan nafsu makan yang turun, maka kondisi tubuh lele akan menurun, sehingga akan mudah sekali terserang oleh penyakit. Dan biasanya apabila manajemen kesehatan lingkungan Airnya buruk, maka berbagai jenis penyakit akan mudah muncul.

SUMBER AIR, adalah sangat menentukan dalam budidaya. Karena semakin padat tebar bibit, maka kebutuhan air akan lebih banyak. Tetapi dengan menggunakan Tehnik PROBIOTIK maka pergantian air akan lebih minimal. Tetapi Sumber Air yang berlimpah akan sangat membantu petani untuk menekan biaya. Disamping prasyarat-prasyarat secara kualitas air Harus terpenuhi. Dimana lele masih mampu hidup sampai kadar garam 10 – 15 promil.

Kualitas air yang perlu diperhatikan sebagai Faktor penghambat pertumbuhan yang paling utama, dan apabila diupayakan secara tehnis bisa tetapi menambah biaya investasi yang tidak sedikit, adalah permasalahan kadar Logam berat yang terkandung dalam air tanah. hal ini menurut pengalaman penulis, kadang banyak diabaikan petani dalam penentuan letak pencarian lahan. Tetapi setelah berlangsungnya budidaya bisa mengakibatkan permaslahan-permasalahan yang cukup serius. Karena pengaruhnya disamping terhadap tingkat daya konsumsi Ikan Lele terhadap Oksigen dan juga berpengaruh terhadap kekestabilan jenis-jenis plankton yang bagus. Ada beberapa strategi yang bisa untuk mensiasati memperoleh kestabilan kualitas air.

Kuantitas Air, Penggunaan Air dari sungai bisa di manfaatkan atas dasar pertimbangan kadar Bahan Organik yang terlarut atau istilahnya Kotoran Organik, biasanya terlihat dari warna air sungai yang cenderung kecoklatan cerah atau susu. Tetapi setelah dicapai umur lebih dari satu bulan Pemeliharaan Pembesaran Lele untuk sistem Intensif ( tingkat kepadatan yang tingi, mis >150 ekor/m3 ), tidak disarankan pemakaian air dari sungai yang mempunyai kadar Bahan OrganikTerlarut tinggi, karena air yang kita tambahkan justeru akan memberikan beban berat bagi keseimbangan Kualitas air di dalam Kolam Lele. Pengenceran atau penggantian air sebaiknya dari Air Sungai yang telah diendapkan dalam penampungan atau air sumur bor. Sehingga lebih mudah pengontrolan meningkatnya Jumlah Bahan Organik Terlarut di Air.

KEAMANAN, adalah faktor sosial yang sangat perlu diperhitungkan, karena ikan yang kita tebar dikolam, pada ukuran konsumsi bisa sewaktu-waktu dijarah atau dimaling sehingga kacaulah beberapa bulan usaha kita untuk mencari keuntungan.

LETAK GEOGRAFIS, Mudah dijangkau dan pengawasan, hal ini juga sangat perlu dipertimbangkan. Karena sering terjadi pembuatan kolam dilakukan jauh dari keramaian dan jangkauan, sehingga diawal kita masih bersemangat dalam budidaya, tetapi setelah terkena masalah maka seringkali akan meluluhkan semangat dan akan kurang terperhatikan usaha ini karena sulitnya letak geografis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s